Sabtu, 26 Agustus 2017





 

 LIHATLAH KAMI

Karya: ANDI NUR ALIMAH


Deras hujan mengguyur bumi
Suasana kota sepi mati
Pasar macet, bisu dan diam
           Dari ujung sana kuberjalan bersama kawan-kawanku
           Inilah kami si gelandangan kecil
           Yang hanya tinggal di gerbon tua
Masa demi masa berlalu sudah
Kemana kaki jalan melangkah
Liku- liku kehidupan mengukir sejarah
           Hujan, hujan, hujan, dan hujan lagi
           Kini kami kehilangan waktu
           Apakah kami bisa makan, minum, dan tidur
           Entah bagaimana nasib kami selanjutnya
Kumasih tersudut dalam kebahagian
Bersemayam ditengah perihnya kehidupan
Terpingkal kala kuingin berbaur dengan keadaan
           Hidupku seolah perih tak bersayap
           Ingin terbang namun tertatih dengan langkah ketepian
Tiba- tiba pandangan kami terpaku
Sebuah benda hitam
Yang entah siapa pemiliknya
           Pergantian waktupun tidak dapat dielahkan
           Meskipun kami seorang gelandangan
           Tetapi kami masih punya hati, perasaan dan nurani
Kucoba mengayungkan langkahku ini
Meskipun aku sulit mencari
Dermaga yang berairkan tinta emas
Dan pena antik untuk mengukirnya
           Tapi aku sadar betapa berartinya kehidupan
           Ingin rasanya kutulis sejuta syair kehidupan
           Di dinding bumi ini
Aku yakin setiap kebaikan
Akan dibalas dengan kebaikan
Aku tak ingin melawan arus gelombang kehidupan ini
Karna kutakut terdampar di pulau sana
Yang penuh dengan ketidak pastian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PUISI MENARIK DAN KEREN

DEKAPMU SANG ILAHI Karya : Andi Nur Alimah Ya Allah... Ampunilah dosa-dosa kami Dosa kedua orang tua kami Dan dosa orang...